Minggu, 13 Juni 2010

Kemuliaan dunia,sering membuat kita lalai.Kita,bisa menjadi sangat senang dan bangga dengan atribut kemuliaan dan kehormatan di sini.Kita,bisa melupakan apa saja demi mengejar kemuliaan dan kehormatan itu.


Mari tundukkan hati.Menyadari lebih dalam lagi,apa yang menjadi cita-cita hidup kita dan kepada siapa kita sangat bergantung.Semoga kita bisa menjadi lebih mengerti,bahwa mencari kemuliaan dari selain Allah,adalah sangat menipu.Kemuliaan yang datang bukan dari Allah SWT,bahkan menjadi jerat syaitan yang menyesatkan.

Kamis, 10 Juni 2010

Sedikit tulisan dengan banyak manfaa'at...AMin

Saudaraku...,
Orang-orang shalih sangat berhati-hati berucap di depan orangtua mereka.Lalu mereka menyesal bila sikap itu dilanggar.Dengarlah sabda Rasululloh SAW yang disampaikan Ibnu Abbas ra,"Tidaklah seorang Muslim yang mempunyai kedua orangtua,kemudian pada waktu pagi ia lakukan kebaikan kepada keduanya,kecuali Allah akan bukakan untuknya dua pintu surga.Dan,ketika sore hari ia masih melakukan kebaikan kepada kedua orangtuanya,Allah bukakan lagi untuknya dua buah pintu surga(HR Al Baihaqi).Itulah sebab tagisan Iyas bin Muawiyah rahimahullah.Sebab,tatkala ibunya meninggal dunia,ia menangis dan ditanya,Mengapa engkau menangis?Ia menjawab:"Aku memiliki dua buah pintu yang terbuka untuk menuju surga dan sekarang,salah satu pintu tersebut sudah tertutup.

Saudaraku...,
Marilah,sebelum kedua pintu itu tertutup....berbakti kepada kedua orangtua.